Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meluncurkan program SPPG Mitra Pasar sebagai strategi untuk memperkuat perekonomian pedagang pasar tradisional melalui pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif yang digagas Wali Kota Solo, Respati Ardi, ini bertujuan agar manfaat ekonomi dari program MBG tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga oleh para pelaku usaha di pasar rakyat.
Melalui konsep SPPG Mitra Pasar, kebutuhan bahan baku untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), seperti beras, sayuran, buah-buahan, telur, daging, ikan, dan berbagai komoditas pangan lainnya dipasok langsung dari pedagang pasar tradisional. Dengan begitu, perputaran ekonomi dapat terjadi di tingkat lokal dan memberikan dampak positif bagi para pedagang kecil.
Respati menjelaskan bahwa pasar tradisional memiliki peran penting sebagai pusat distribusi pangan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah berupaya menjadikan pasar sebagai bagian dari rantai pasok program MBG agar para pedagang memperoleh kepastian pasar sekaligus meningkatkan omzet penjualan mereka secara berkelanjutan.
Baca Juga: Siswa SD Ikut Demo Dukung Program MBG di Sampang: "Jangan Dihentikan Pak Presiden"
Selain mendukung pedagang, skema tersebut juga diharapkan mampu menjaga kualitas bahan pangan yang digunakan dalam penyediaan menu bergizi bagi para penerima manfaat. Pasokan yang berasal dari pasar lokal dinilai lebih segar, mudah diawasi kualitasnya, serta dapat memperpendek rantai distribusi sehingga lebih efisien.
Pemkot Solo juga akan melakukan pendataan dan pendampingan terhadap pedagang maupun pengelola pasar agar mampu memenuhi standar kebutuhan SPPG, baik dari sisi kualitas, kebersihan, maupun kontinuitas pasokan. Langkah ini diharapkan menciptakan kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan antara pengelola dapur MBG dan pedagang pasar.
Baca Juga: Presiden Venezuela Umumkan Keadaan Darurat Usai Diguncang 2 Kali Gempa Dahsyat
Dengan hadirnya SPPG Mitra Pasar, Pemkot Solo berharap program Makan Bergizi Gratis tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah. Program ini diharapkan mampu memperkuat keberlangsungan usaha pedagang pasar tradisional, meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM, serta menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
source: SPPG Mitra Pasar, Inovasi Wali Kota Solo Respati untuk Menggerakkan Ekonomi Pedagang Tradisional












