Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme bahwa nilai tukar rupiah dapat kembali menguat ke level sekitar Rp15.000 per dolar Amerika Serikat (AS). SLOT GACOR Saat ini, rupiah sempat berada di kisaran yang lebih tinggi akibat tekanan global, namun pemerintah menargetkan penguatan bertahap melalui berbagai kebijakan.
Salah satu langkah utama yang disiapkan adalah menarik aliran devisa ke dalam negeri, termasuk melalui kebijakan penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) di sistem perbankan nasional. Langkah ini diharapkan menambah pasokan dolar di dalam negeri sehingga membantu menstabilkan nilai tukar rupiah.
Baca Juga: Cerita Hendro Ditangkap Israel: Disetrum Jadi Penyiksaan Paling Menyakitkan
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan intervensi di pasar obligasi. Strategi ini dilakukan untuk menjaga imbal hasil (yield) surat utang negara tetap stabil sehingga investor asing tidak terdorong keluar dari pasar keuangan Indonesia.
Purbaya juga menegaskan bahwa penguatan rupiah tidak hanya bergantung pada Bank Indonesia, tetapi juga pada koordinasi kebijakan fiskal dan moneter. LINK ALTERNATIF KAISAR4DTOTO Ia menyebut bahwa kondisi pasar ke depan akan didorong oleh masuknya suplai dolar yang lebih besar ke ekonomi nasional.
Baca Juga: BGN Tegaskan Komitmen Keterbukaan terhadap Aspirasi Publik soal Program MBG
Dengan kombinasi kebijakan tersebut, pemerintah optimistis rupiah dapat kembali bergerak ke arah Rp15.000 per dolar AS secara bertahap, seiring perbaikan arus devisa dan stabilitas pasar keuangan.
source: Purbaya Target Rupiah Balik ke 15.000 per Dolar AS Pakai Cara Ini












