Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengeluarkan perintah untuk membuka kembali akses internet internasional di negara tersebut setelah sebelumnya terjadi pemadaman selama hampir 90 hari. Langkah ini dilaporkan oleh media pemerintah Iran pada Senin (25/5/2026).
Pemadaman internet tersebut sebelumnya diberlakukan dalam dua periode besar, yang berkaitan dengan situasi keamanan dan ketegangan politik di dalam negeri. Selama masa itu, sebagian besar warga Iran dilaporkan tidak dapat mengakses internet global, kecuali melalui jaringan terbatas atau layanan VPN berbayar.
Baca Juga: Mahasiswa Riau Bikin Situs Bank Palsu, Dipakai Phishing hingga Rugikan Korban Rp 1 Miliar
Meski keputusan pembukaan akses telah diumumkan, pemerintah belum memberikan rincian mengenai mekanisme maupun waktu pasti kapan koneksi internet internasional akan kembali sepenuhnya normal.
Di sisi lain, Iran selama ini dikenal menerapkan kontrol ketat terhadap internet, termasuk pembatasan akses ke sejumlah situs dan penggunaan jaringan intranet nasional untuk layanan digital tertentu.
Baca Juga: Istana Ungkap Anggaran Sapi Kurban Prabowo Capai Rp 100 Miliar dari Banpres
Keputusan terbaru ini menjadi perhatian karena dianggap sebagai langkah pelonggaran setelah periode pembatasan yang cukup panjang, meskipun implementasinya masih belum jelas.
source: Presiden Iran Perintahkan Pembukaan Kembali Akses Internet Internasional












