Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan berbagai pernyataan penting di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1).
Pernyataan itu disampaikan oleh Prabowo yang mendapatkan giliran Berikut merupakan sejumlah pembahasan yang disampaikan oleh Prabowo saat pidato di World Economic Forum Annual Meeting Davos 2026.
"Dua bulan pertama pemerintahan saya, kami melaksanakan program efisiensi ketat. Kami menghemat US$80 miliar (sekitar Rp1,280 triliun) dengan menyetop program tak efisien dari budget," kata Prabowo.
"Kami mengalihkan dana ini ke proyek yang secara langsung meningkatkan taraf hidup dan berdampak pada semua masyarakat," lanjutnya.
Prabowo mengatakan pada 6 Januari 2025, Indonesia memulai program makan bergizi gratis untuk ibu hamil, menyusui, bayi, dan anak-anak Indonesia.
Prabowo hadir di Davos untuk pengumuman BoP yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kehadirannya sekaligus memastikan RI resmi bergabung dalam dewan tersebut.
Kepastian Prabowo resmi masuk Dewan Perdamaian dikuatkan dengan teken komitmen yang disaksikan langsung Trump.
"Ya, ini adalah hari yang sangat menggembirakan. Sudah lama dipersiapkan," kata Trump dalam pidatonya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pertimbangan Prabowo gabung ke dewan tersebut ialah demi percepatan proses perdamaian di Jalur Gaza.
"Kalau secara kehendak, ya tentunya bapak presiden (Prabowo) akan mempertimbangkan untuk bergabung, karena yang penting kan tujuan. Tujuannya adalah mempercepat proses perdamaian di Gaza," kata Pras di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/1).










