Aksi kekerasan jalanan kembali memakan korban jiwa di Kabupaten Bogor. Seorang pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) berinisial H (31) meninggal dunia setelah mengalami luka bacok saat melintas di lokasi yang diduga menjadi titik berkumpul sekelompok remaja.
Baca Juga: Jokowi Kian Dekat dengan PSI, Sinyal Perpisahan Politik dengan PDIP Makin Kuat
Berdasarkan keterangan yang dihimpun aparat kepolisian, korban saat itu sedang dalam perjalanan menggunakan sepeda motor. Ketika melintas, korban membunyikan klakson kepada sekelompok pemuda yang berada di badan jalan. Namun, tindakan tersebut diduga memicu kemarahan kelompok tersebut hingga berujung pada aksi pengejaran dan penyerangan terhadap korban.
Korban mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam. Meski sempat mendapatkan pertolongan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban serta rekan-rekannya di lingkungan kerja program MBG.
Baca Juga: AS dan Iran Dikabarkan Hampir Capai Kesepakatan, Nasib Selat Hormuz Jadi Sorotan
Polisi yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. Aparat juga melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Kasus ini menjadi perhatian karena diduga berkaitan dengan aktivitas tawuran yang masih kerap terjadi di sejumlah wilayah Bogor.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun kekerasan jalanan yang berpotensi menimbulkan korban jiwa. Polisi menegaskan akan menindak tegas setiap pelaku yang terlibat dalam tindak pidana kekerasan menggunakan senjata tajam.
source: Pegawai MBG Tewas Dibacok Usai Bunyikan Klakson ke Pelaku Tawuran di Bogor












