"“Kami juga akan menutup akses maskapai penerbangan Iran ke tempat-tempat pendaratan, pengisian bahan bakar, dan penjualan tiket.” — Scott Bessent"
Pemerintah Amerika Serikat kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mengumumkan rencana pembatasan terhadap maskapai penerbangan asal negara tersebut. Langkah itu mencakup larangan akses pendaratan, pengisian bahan bakar pesawat, hingga penjualan tiket di sejumlah wilayah yang berada dalam pengaruh AS.
Kebijakan tersebut diumumkan di tengah hubungan Washington dan Teheran yang kembali memanas akibat aksi saling serang dalam beberapa pekan terakhir. Pemerintah AS menilai tekanan ekonomi dan transportasi perlu diperluas untuk mempersempit ruang gerak Iran.
Baca Juga: Iran Yakin Kemungkinan Perang Lagi dengan AS Kecil
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari kampanye tekanan maksimum terhadap Iran. Selain sektor penerbangan, AS juga disebut terus memperketat pengawasan terhadap jalur perdagangan dan ekspor minyak Iran.
Di sisi lain, situasi geopolitik kawasan Timur Tengah masih dipenuhi ketidakpastian. Meski sempat muncul sinyal pembicaraan damai dan negosiasi baru antara AS dan Iran, kedua negara masih memberikan pernyataan yang saling bertolak belakang terkait kemungkinan kesepakatan.
Baca Juga: Trump Ngamuk Sekutunya Mau Kelola Selat Hormuz Bareng Iran, Ancam Serangan
Sejumlah pengamat menilai kebijakan baru Washington dapat berdampak pada sektor penerbangan Iran dan memperbesar tekanan ekonomi di tengah konflik yang belum mereda.
source: AS Akan Tutup Akses Maskapai Iran untuk Mendarat hingga Isi Bahan Bakar












